Beranda Kuliner Takoyaki, Kudapan Populer Negeri Sakura Kini Bisa Dinikmati Di Wonogiri

Takoyaki, Kudapan Populer Negeri Sakura Kini Bisa Dinikmati Di Wonogiri

2
BERBAGI

Wonogiri,(harianwonogiri.com)-Ingin menikmati kuliner  asli  khas  negara matahari terbit di kota gaplek? Tidak perlu bingung atau pergi jauh ke luar wilayah,karena di kawasan Wonogiri Kota tepatnya di Lingkungan Kaloran RT 01/RW 08,Kelurahan Giritirto,Kecamatan Wonogiri terdapat sebuah kedai yang menyajikan berbagai makanan dari Jepang.

Kedai Gakko,begitulah Dwi Sulistyanto (46) sang pemilik menamai tempat tersebut. Ketika pengunjung memasuki tempat tersebut nuansa negeri sakura begitu terasa,karena semua ornamen dan bahkan musik yang diputar pun berasal dari negara yang pernah di bom atom oleh sekutu di tahun 1945 tersebut.

Dwi Sulistyanto ,Selasa (18/7) menuturkan kedai miliknya menjajakan sejumlah menu dari  Jepang,namun dia mempunyai sajian spesial bernama Takoyaki,sebuah kudapan berbentuk bola dengan diameter sekitar 5 cm yang terbuat  dari tepung terigu dan diisi dengan potongan daging gurita di dalamnya.

“Menu spesial di Kedai Gakko adalah Takoyaki yang telah kita modifikasi sesuai dengan lidah orang Wonogiri ,bagi yang kurang suka dengan daging gurita,ada isian lain seperti udang,cumi atau keju mozarella,” ujar pria yang pernah tinggal di Jepang tersebut.

Dia menjelaskan  semua bahan yang digunakan guna membuat aneka kuliner tersebut sebagian besar dia datangkan langsung dari Negeri Sakura ,meski demikian dia tetap bisa memberikan harga yang ramah di kantong untuk semua kalangan di Wonogiri.

“Kebetulan adik saya sekarang sedang bekerja di Jepang jadi sebagian besar bahan baku di kirim olehnya,terkait harga ,kami tidak semata-mata mencari keuntungan ,ada proses edukasi tentang  budaya Jepang disini tanpa kita harus melupakan budaya kita sendiri ,dengan harga kisaran makanan  Rp 10 ribu sampai Rp 15 ribu dan minuman dengan kisaran antara Rp 6 ribu sampai Rp 10 ribu,bahkan untuk para pelajar kita sediakan paket menu,” katanya.

Dwi menambahkan faktor kesehatan dan kebersihan juga menjadi perhatian penting bagi Kedai yang mulai buka sekitar tiga bulan yang lalu tersebut.

“Kami tidak menggunakan MSG ,kami pun menggunakansumpit  sekali pakai demi menjaga kebersihan dan saus yang kami pakai juga yang bermerk,” lanjutnya.

Dia mengklaim sajian miliknya telah mempunyai kandungan empat sehat lima sempurna.

“Ada susu,madu,telur,aneka sea food dan tentu karbohidrat dari tepung terigu,” ungkapnya.

Bagi para pengunjung yang ingin berkonsultasi terkait budaya dan bahasa Jepang,Dwi pun siap melayani karena dirinya juga adalah seorang pengajar bahasa Jepang di sebuah sekolah atas di Wonogiri kota. Tertarik untuk merasakan budaya dan kuliner negeri Sakura datang saja di tempat tersebut mulai dari pukul 15.00 sampai dengan 21.00 WIB. (Redaksi )

 

 

2 KOMENTAR

  1. Min, di Wonogiri bagian selatan dekat tugu kalpataru ,sekitaran situ ada Rumah Teh begitu min, ada angkringannya juga…bisa diliput itu min, kreatif banget..,pernah kesana yg punya anak muda. Perlu peliputan min.. Sekedar info saja sih

LEAVE A REPLY

five + 12 =