Beranda News Lokal Bangunan Instagramable Tersebut Kini Menjadi Salah Satu Spot Foto Pre Wedding

Bangunan Instagramable Tersebut Kini Menjadi Salah Satu Spot Foto Pre Wedding

0
BERBAGI

Sidoharjo,(harianwonogiri.com)- Datang ke Istana Parnaraya,Desa Kebonagung,Kecamatan Sidoharjo tidak lengkap jika tidak berfoto,entah itu selfie,wefie maupun foto biasa. Perkembangan teknologi media sosial membuat banyak tempat yang Instagramable menjadi tujuan para kaum muda, tak terkecuali bangunan fenomenal milik pengusaha sukses Suparno tersebut.

Dalam perkembangannya, bangunan yang pernah tayang di salah satu media TV Internasional tersebut kini menjadi salah satu spot foto pre wedding bagi warga Kabupaten Wonogiri dan sekitarnya. Mereka ingin mengabadikan momen bersejarah dalam hidup tersebut dengan berlatarkan bangunan megah tersebut.

Menurut General Manager Istana Parnaraya ,Endang Istriningsih mewakili Suparno sang pemilik bangunan, Senin (11/2) mengatakan banyak pasangan yang menjadikan Istana Parnaraya sebagai lokasi pemotretan pre wedding, dia juga menjelaskan efek perkembangan dunia sosial media membuat bangunan megah tersebut kian banyak dikunjungi oleh masyarakat dari luar Kabupaten Wonogiri.

“Kemarin ada rombongan klub motor  dari Kota Semarang yang mengunjungi Istana Parnaraya,mereka ingin melihat langsung bangunan yang selama ini mereka lihat dari media sosial,” ujarnya.

Terkait biaya  foto pre wedding, dia menjelaskan pihak Istana Parnaraya tidak pernah mematok tarif secara resmi.

“Sebenarnya tidak pernah ada tarif resmi ,tapi karena ada yang memulai dengan memberikan dana infak sebesar Rp 300 ribu ya sekarang semua ikut dengan nominal tersebut , itu sudah termasuk foto dengan koleksi mobil milik Pak Parno,” katanya.

Endang menuturkan terdapat tujuh mobil yang siap untuk dijadikan obyek foto dari kendaraan antik dan modern.

“Ada VW, Jeep Rubicon, sedan  Mercy ,Katana dan lain-lain,” ucapnya.

Ditambahkannya, masyarakat di luar Kabupaten Wonogiri tercatat pernah melakukan pemotretan di lokasi Istana Parnaraya tersebut.

“Kebanyakan ya dari Kabupaten Wonogiri namun pernah ada yang dari Kabupaten Karanganyar dan Boyolali,” tutupnya. (red)

LEAVE A REPLY

20 − eleven =