Beranda News Lokal Puluhan Sopir Truk Mogok, Polisi Lakukan Pengamanan Saat Mediasi Dengan CV

Puluhan Sopir Truk Mogok, Polisi Lakukan Pengamanan Saat Mediasi Dengan CV

0
BERBAGI

Bulukerto,(harianwonogiri.com)- Sejumlah sopir penambang pasir dan batu berhenti untuk melakukan operasi. Pasalnya, pihak CV secara sepihak menaikkan kenaikan harga tambang. Alhasil puluhan sopir truck mogok untuk beroperasi, sehingga aktivitas pertambangan terpaksa dihentikan karena tidak ada armada yang mengangkut hasil tambang.

Perseteruan terjadi antara pihak CV Putra Anugrah dengan CV Binakarya berseteru dengan sopir truk. Sehingga terpaksa dilakukan mediasi, agar bisa segera menyelesaikan permasalahan diantara ketiga belah pihak.

Perwakilan dari sopir Sugiyarno alias Jonet menyampaikan bahwa pihak pengemudi memprotes mengenai kenaikan harga bahan tambang yang dinaikkan oleh pihak CV.

“Kami bisa menerima kenaikan namun meminta waktu, setidaknya sampai bulan Juni mendatang,” katanya, Jumat (02/03/2018).
Kapolsek Puhpelm IPTU Sukarjo dan Kasubbag Humas Polres Wonogiri, AKP Hariyanto, mewakili Kapolres Wonogiri, AKBP Robertho Pardede menyampaikan aksi mediasi dilakukan di kediaman Jiran Watu warga Dusun Pentongan, Desa Nguneng, Kecamatan Puhpelem.

” alasan protes para sopir tersebut dikarenakan kenaikan harga, pasir dari Rp 500.000,-/rit menjadi Rp 550.000,- dan batu dari Rp 200.000,- menjadi Rp 250.000,- dari hasil mediasi belum ditemukan kesepakatan, masih menunggu hasil keputusan dari pihak investor,” tambahnya.

Sementara selama belum ada titik temu pengemudi sepakat tidak akan beroperasi dulu. Pihak kepolisian melakukan penjagaan disekitar lokasi, untuk mengamankan jalannya mediasi. (red)

LEAVE A REPLY

eighteen − fourteen =