Beranda News Lokal Warga Desa Kembang Usir Kera Dengan Menanam Bibit Buah

Warga Desa Kembang Usir Kera Dengan Menanam Bibit Buah

0
BERBAGI

Jatipurno,(harianwonogiri.com)-Kurang lebih 15 tahun yang lalu primata kera ekor panjang di Hutan Watukempul yang terletak di wilayah perhutani KPH Lawu Selatan, yang bersebelahan dengan Desa Kembang, Kecamatan Jatipurno, Kabupate Wonogiri turun gunung memasuki kebun dan tegalan milik masyarakat datang dengan bergerombol 10 hingga 20 ekor, akibatnya tanaman pangan, buah buahan maupun kayu kayuan rusak dan sangat merugikan perekonomian petani.

Menurut Ketua Saptaloka Muljoko ,Rabu (14/3) semakin lama gerombolan kera tersebut enggan kembali ke hutan karena hutan kritis tidak tersedia makanan yang dibutuhkan, diperkampungan semua tersedia termasuk bahan pangan yang dirawat dijemur bahkan telur yang di petarangan di curinya.

“Sekarang primata tersebut sudah beranak pinak bersarang dipepohonan dan bambu disamping rumah petani menjadi 3 kelompok besar setiap kelompok jumlahnya ratusan ekor, saling bersaing antar kelompok dan bersaing dengan manusia, tanaman tidak aman, saat ini 100 ha lahan pertanian dibiarkan nganggur tanpa hasil,” ujarnya.

Dijelaskannya,prihatin melihat itu semua maka pada hari Minggu tgl, 11 Maret 2018 kemarin, kelompok pencinta alam Paguyuban Sabtaloka, Pemerintah Desa Kembang, Perhutani dan relawan Kecamatan Jatipurno bersama sama warga masyarakat melaksakan bakti sosial menanam buah buahan di petak Bekungkung sampai ke Pokak, sebanyak 150 relawan dipimpin oleh mandor perhutani menanam 1500 pohon buah buahan berbagai jenis antara lain : klengkeng, salam, duwet, jambu, talok termasuk beringin dan bulu yang ditanam dipinggir jurang/sungai.

“Beringin dan bulu diharapkan bisa menahan erosi, meningkatkan sumber air sekaligus menyediakan pakan satwa hutan, antara lain kera, burung, tupai, kalong, codot dan sebagainya. Kegiatan yang sangat bagus ini tidak akan berhasil apabila tidak ditindak lanjuti dengan pendangiran, pemupukan dan kalau sudah berbuah nanti harus ada usaha penggiringan kera ke dalam hutan,” katanya. (red)

 

 

LEAVE A REPLY

2 × four =