Beranda News Lokal Sosialisasi Ketahanan Pangan Dinas Pertanian Kabupaten Wonogiri

Sosialisasi Ketahanan Pangan Dinas Pertanian Kabupaten Wonogiri

0
BERBAGI

Kota,(HW)- Danramil dan Babinsa Kodim 0728/Wonogiri menerima sosialisasi ketahanan pangan dari Tim Dinas Pertanian Kabupaten Wonogiri yang dilaksanakan di Aula Makodim 0728/Wonogiri  jl. Jenderal Sudirman no. 226 Kelurahan Giritirto Kecamatan Wonogiri,belum lama ini.

Dandim 0728/Wonogiri Letko Inf M. Heri Amrulloh mengampaikan bahwa Paparan Program Ketahanan tahun 2018 ini sebagai tindak lanjut perintah Komando Atas, sosialisasi kali ini dengan mengambil tema “Melalui Pembinaan Ketahanan Pangan Prajurit TNI AD Siap Mendukung Pemerintah Dalam Mewujudkan Ketahanan Pangan Sebagai Pilar Perekonomian Bangsa Dengan Memanfaatkan Suber Daya Alam Yang Ada di Wilayah”.

Tugas TNI AD selain melaksanakan Pertahanan juga melaksanakan Ketahanan Pangan, kegiatan ini banyak faktor yang dihadapi bila dihadapkan dengan medan, jadi wilayah Wonogiri tidak sepenuhnya bisa mendapatkan saluran irigasi yang permanen. Kita yang berada dalam daerah khatulistiwa bisa menghasilkan jenis-jenis dari hasil pertanian yang bisa memperkuat ketahanan pangan. Kegiatan sosialisasi ketahanan pangan kali ini selain dari Kodim 0728/Wonogigi kita mengandeng Tim dari Dinas Pertanian Kabupaten Wonogiri.

Dalam kegiatan Sosialisasi (Pasipers) Kapten Inf Prahwoto menyampaikan tentang “Program Ketahanan Pangan”, yang intinya Ketahanan pangan merupakan suatu sistem meliputi ketersediaan, distribusi, dan konsumsi. untuk memenuhi kebutuhan pangan seluruh penduduk, baik kuantitas, kualitas, keragaman dan keamanannya.

Tugas TNI AD ”Melaksanakan Pemberdayaan Wilayah Pertahanan Di Darat’’ dalam penyiapan potensi sumber daya alam (SDA) khususnya logistik wil, oleh karena itu tni bersama rakyat terus berupaya mengatasi permasalahan yang ada diwilayah termasuk di bidang pertanian/pangan.

Kegiatan pembinaan Ketahanan pangan yang dilaksanakan oleh satkowil TNI AD sebagai salah satu bentuk dalam mendukung pemerintah pusat/pemerintah daerah untuk meningkatkan ketahanan pangan secara nasional.

Selanjutnya Tabri Karyanto dari Dinas Pertanian Kabupaten Wonogiri menyampaikan tentang “Budidaya Tanaman Sayuran” (Sebagai Pemanfaatan Lahan Pekarangan). Karena tanaman sayuran sangat penting bila dikunsumsi besar manfaatnya.

“Lahan yang sempit memang membuat kegiatan berkebun jadi kurang leluasa. Namun dengan menggunakan metode/inovasi tertentu berkebun menjadi lebih menyenangkan, efektif dan efisien dalam pelaksanaannya. Metode atau hasil inovasi melalui pemanfaatan tempat tanam untuk lahan sempit dapat berupa pot, polybag, dan vertikultur,” katanya.

Dia menambahkan tujuan utama dari metode/inovasi tersebut adalah untuk memanfaatkan lahan yang sempit secara optimal. Bisa menjadi alternatif  bagi warga perkotaan yang tidak memiliki lahan yang luas untuk bercocok tanam.

“Walaupun sekilas terlihat rumit, namun bila kita mengetahui teknik dan tips cara membuat sekaligus melaksanakannya maka akan menjadi sangat mudah,” tandasnya.(red)

 

LEAVE A REPLY

3 × one =