Beranda News Lokal Forkompinda Hadir Rapat Koordinator Penanggulangan HIV/AIDS

Forkompinda Hadir Rapat Koordinator Penanggulangan HIV/AIDS

0
BERBAGI

Kota,(HW)- Bertempat di Pendopo Kabupaten Wonogiri telah dilaksanakan Rapat Koordinasi Penguatan Kelembagaan Penanggulangan HIV AIDS Kabupaten Wonogiri, Selasa (8/5).

Hadir dalam acara tersebut diantaranya, Joko Sutopo Bupati Wonogiri, dr. Adhi Dharma MM Kepala DKK Wonogiri, Komandan Kodim 0728/Wonogiri Letkol Inf M. Heri Amrulloh yang sedang melaksanakan dinas diwakilkan kepada (Pasipers) Kapten inf Prahwoto, Drs I.G. Budiyanto M.SI Sekertaris Komisi Penanggulangan HIV/AIDS Kabupaten Wonogiri, Supriyo SK.M.Kes Kepala Penanggulangan HIV/AIDS Kabupaten Wonogiri, Agus Setiyawan S. Sos (Yayasan Mitra Alam Surakarta), Ketua Persit KCK Cab XLIX Dim 0728 Wonogiri Ny Fara Heri AMrulloh yang diwakili Ny. Novi Ismail Ketua Seksi Organisasi, Camat Se-Kabupaten Wonogiri, Kepala Puskesmas Se-Kabupaten Wonogiri, Ketua Karang Taruna Se-Kabupaten Wonogiri.

Sambutan Ketua Panitia dr. Adhi Dharma MM Kepala DKK Wonogiri adanya kecenderungan peningkatan dalam kurun waktu 10 tahun terakir ini. Ini merupakan epidemi yang sangat cepat hampir semua di seluruh dunia terkena dampak penyakit Hiv Aids.

“Kami sampaikan ucapkan terimakasih kepada bapak Bupati yang berkenan memberikan tempat serta fasilitas dimana sebetulnya kami ingin menyelenggarakan acara ini hanya perwakilan saja dari tiap kecamatan. Tapi pada kesempatan ini bapak Bupati memberikan fasilitas kepada kami. Kami sangat bertemikasih kasih banyak atas perhatiannya. Karena sesuai denga program bapak Bupati bahwa salah satunya dalam nawa cita yaitu sehat wargane,” ujarnya.

Dikatakannya,hampir di semua wilayah Indonesia sudah terkena HIV AIDS. Gambaran di Kabupaten Wonogiri ada sekitar 388 penderita HIV AIDS dan hampir semua di 25 kecamatan di Wonogiri ini terdapat penderita AIDS. Dan di Wonogiri ini juga yang dominan itu aids di banding HIV. Biasanya yang terkena itu pada masa produktif. Dan ini merupakan keperihatinan bagi kita semua dimana sekarang ini banyak sekali anak muda yang terkena penyakit tersebut.

Drs I G Budiyanto MSI Sekertaris komisi Penanggulangan HIV AIDS Kabupaten Wonogiri permaslahan di Wonogiri sangat unik dan ini merupakan tantangan bagi kita semua khusunya yang berkecipung dalam penanganan. Pertama di indentifikasi pada tahun 2001 yaitu 2 orang terkena AIDS dalam setadium lanjut usia antara 25-29 tahun satu orang dan usia antara 30-34 tahun satu orang.

“Untuk kondisi yang seperti ini harus cermat dalam menanganinya. Dan jangan takut apabila terkena asalkan dapat terdeteksi secara dini. Dan pada tahun 2007 sudah 4 orang yang terpapar. HIV 1 orang dan Aids 3 orang usia 0-4 tahun 1 orang, usia 25-29 tahun 1 orang dan usia 30-34 tahun 2 orang. Pada tahun 2017 jumlah penderita HIV AIDS meningkat menjadi 388 orang denga jumlah penderita Hiv 135 orang dan AIDS 253 orang (Laki-laki 215 dan Prempuan 173). Dari jumlah tersebut di atas yang masih hidup 264 orang dan meninggal 124 orang. Faktor penyebab ODHA lose contact antara lain menutup status, mengakses pelayanan di luar daerah, berhenti pengobatan, meninggal dunia dan pindah alamat. Yang menjadi kendala penanggulangan HIV AIDS yaitu tidak ada LSM/relawan/satgas peduli AIDS, jangkauan asistensi dan advokasi,” jelasnya.

Supriyono Kepala Penanggulangan HIV AIDS Kabupaten Wonogiri capaian program di tahun 2017 prevalensi HIV sebesar 0,24 per 1000 penduduk dengan tren meningkat dari tahun ke tahun (sampai dengan th 2017 = 388 kasus, 263 hidup dan 125 meninggal). Pembentukan warga peduli AIDS sebanyak 18 desa.

“Kita juga mentargetkan P2 diantaranya seluruh ibu hamil dan pasien TB diperiksa status HIV, peningkatan pengetahuan komperhensif HIV pada usia antara 15-24 tahun, pembentukan warga peduli AIDS di semua desa/kelurahan. Sasaran P2 yaitu ibu hamil, penderita TB, masyarakat usia antara 15-24 tahun, masyarakat luas dan orang dengan HIV AIDS (ODHA). Kegiatan utama promotif dan preventif salah satunya melakukan soaialisasi HIV AIDS melalui sisialisasi Aku Bangga Aku Tahu pada pelajar SMA/SMK dan masyarakat luas,” tutupnya.(red)

LEAVE A REPLY

eleven − one =