Beranda News Lokal Rakor Sistem Pilgub Jateng 2018

Rakor Sistem Pilgub Jateng 2018

0
BERBAGI

Kota,(HW)-Bertempat di ruang Khayangan Sekda Kabupaten Wonogiri telah dilaksanakan kegiatan Rapat Kordinasi Sistim Pemilihan Gubernur dan wakil Gubernur Jawa Tengah Tahun 2018,kemarin.

Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Bupati Wonogiri Joko Sutopo diwakili oleh Wakil Bupati Wonogiri Edy Santosa SH, Dandim 0728/Wonogiri Lekol Inf M Heri Amrullah , Kapolres Wonogiri yang diwakili oleh Kabag Ops Polres Wng Kompol Jaka Wibawa, Kepala kejaksaan negeri wonogiri diwakili oleh Kasintel kejaksaan Kasi Intel Amir Akbar N. Q,SH., Ketua DPRD wonogiri Setyo Sukarno, Kepala Panwaslu Wonogiri Ali Mahbub dan Ketua KPU wonogiri Mat Nawir.

Sambutan Sekda Drs. Suharno selaku penyelenggaraan, Pemerintah Daerah wajib memfasilitasi dalam pelaksanaan pemilihan kepala daerah dan membantu KPU dalm hal teknis serta menciptakan keamanan serta memberikan dukungan dan sarana dan prasarana KPU serta berkordinasi dengan TNI dan Polri untuk menciptakan keamanan di Daerah.

“Maksud pelaksanaan kegiatan ini untuk kesiapan aparatur daerah dalam pelaksanaan pengaman pemilu yang jujur adil sesuai yang diharapkan. Kegiatan Rapat Kordinasi Sistim Pemilihan Gubernur dan wakil Gubernur Jawa Tengah Tahun 2018 di Kabupaten Wonogiri diikuti oleh beberapa instansi pemeritah Daerah termasuk TNi dan Polri,” katanya.

Dia menambahkan materi rapat adalah informasi dari KPU serta Bawaslu dalam melaksanakan kegiatan pemilu serta informasi peran TNI dan Polri dalam menciptakan keamanan pilkada jawa tengah di kabupaten Wonogiri.

Kabag Ops Polres Wng Kompol Jaka Wibawa menyampaikan, keterlibatan pengamanan Pilkada wonogiri akan mempersiapkan 500 personel Polisi dan personel TNI yang akan membantu pengamanan untuk pengamana terdiri dari linmas polri dan TNI dari unsur Babinsa selain itu tidak boleh berada di TPS.

“Jika ada kejadian di TPS anggota pengaman harus meminta ijin dulu ke KPPS tidak di perkenankan masuk ke tempat TPS yang sedang di jaga kami juga dari pihak polri jangan diikutkan dalam penghitungan suara. Harapan kami bagi penyelenggara Pilkada KPU,Panwaslu dan unsur pengaman TNI,Polri agar bersikap netral dalam Pilkada 2018,” jelasnya.

Pada kesempatan itu Dandim 0728/Wonogiri Lekol Inf M Heri Amrullah menyampaikan bahwa, sesuai undang -undang TNI, tugas selain operasi perang maupun non perang.

“Pada dasarnya dalam pilkada saat ini kami sifatnya netral dan mem-beck up Polres Wonogiri dalam penyelenggaraan Pilkada Jawa Tengah dalam hal pengamanan dan menciptakan kondisi yang aman dan kondusif dalam proses Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah,” jelasnya.

Dandim menambahkan bahwa dalam proses pengamanan, kita (TNI) Kodim 0728/Wonogiri telah melaksanakan pengamanan bertahap dari proses pentahapan oleh KPU Kabupaten Wonogiri dan Panwaslu yang telah dilaksanakan hingga saat ini di Kabupaten Wonogiri. (red)

LEAVE A REPLY

fifteen − 11 =