Beranda Sosok Politisi Muda Ini Bilang: “Banyak Politisi Kelelahan Hilang Akal Gara-Gara Jokowi”....

Politisi Muda Ini Bilang: “Banyak Politisi Kelelahan Hilang Akal Gara-Gara Jokowi”. Kenapa Ya?

0
BERBAGI

Jambi,(HW)-Politisi muda Asal Propinsi Jambi dengan nama lengkap M. Rosyadi Ali mengemukakan banyak politisi dan elit saat ini yang merasa tidak nyaman dan terusik bisnisnya karena kehadiran Joko Widodo (Jokowi) sebagai presiden. ‎Mereka sakit jiwa dan kehilangan akal karena kebiasaan berperilaku kotor, korup dan semena-mena selama ini, dikunci dan dibatasi Jokowi. Sebagai balasannya, tiap hari mereka teriak dan mengoreng-goreng untuk menjatuhkan Jokowi.

“Banyak politisi kehilangan akal dan sakit jiwa gara-gara Presiden Jokowi.‎ Kebiasaan bancaan pasal dan bancaan uang rakyat demi kepentingan pribadi dan kelompok, dikunci Jokowi. Ini yang membuat mereka marah,” kata Adi, sapaan akrabnya di Jambi, Kamis (31/5).

Baru-baru ini di senayan beberapa politisi mulai bersuara meminta masyarakat agar mendesak MPR dan DPR supaya menggelar sidang istimewa guna mencabut mandat Presiden Joko Widodo. Alasannya, Jokowi dianggap sudah menyimpang dari sumpah jabatannya, yakni tidak lagi setia dengan Pancasila, UUD 45, melanggar peraturan perundang-undangan dan tidak lagi mengutamakan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi dan golongan.

Mengimbau rakyat Indonesia untuk segera ramai-ramai datang ke Jakarta, memaksa DPR dan MPR melakukan sidang istimewa untuk mencabut mandat dari Jokowi.

Adi menjelaskan karena tidak suka dengan Jokowi, para elit yang dikunci itu kemudian memprovokasi dan menghasut masyarakat.‎ Mereka terus memprovokasi masyarakat agar berjuang bersama mengulingkan Jokowi. Berbagai isu miring yang tidak ada faktanya pun dilempar ke publik. Tujuannya hanya memancing kemarahan masyarakat supaya ikut gulingkan Jokowi. Padahal teriakan-teriakan itu terjadi karena lahan bisnis kotor diisolasi dan ditutup Jokowi.

“Mereka banyak mainkan isu dari isu PKI, isu suku, agama dan ras (Sara) dan isu tenaga kerja Cina. Yang paling aneh ajak-ajak masyarakat untuk tumbangkan presiden. Padahal itu untuk kepentingan pribadi mereka,” ujar politisi muda yang berumur 26 tahun ini.

Dia meminta seluruh lapisan masyarakat Indonesia agar tidak percaya begitu saja ajakan dari politisi-politisi kotor. Masyarakat jangan mau diadu oleh politisi yang punya niat untuk memecahbelah bangsa hanya karena ingin mempertahankan kepentingannya.

“Saya selaku anak muda menghimbau dan mengajak rakyat Indonesia bersatu wabilkhusus Jambi untuk tolak politisi-politisi dari partai yang mau memecah belah bangsa. Rakyat harus sadar jangan salah pilih dalam pemilu 2019. Jangan nantinya ada musang berbulu domba dan adu domba rakyat karna gagal menggolkan kepetingan mereka,” tutup Adi.(red)

LEAVE A REPLY

five × 1 =