Beranda News Lokal Tangan Dingin Pria Ini, Sulap Lahan Non Produktif

Tangan Dingin Pria Ini, Sulap Lahan Non Produktif

0
BERBAGI

Jatipurno,(HW)- Lahan seluas sekitar 1400 meter persegi yang terletak di Desa Tawangrejo, Kecamatan Jatipurno yang semula tidak bisa ditanami kini menjadi kebun tanaman holtikultura yakni Cabai Rawit . Tanaman bahan baku sambal tersebut tumbuh subur di lahan tersebut, tentu hal tersebut tidak lepas dari proses pengolahan lahan tersebut.

Adalah Tardi Anggoro (46) warga Desa Slogoretno, Kecamatan Jatipurno seorang praktisi pertanian yang mampu mengembalikan kesuburan tanah tersebut dengan menggunakan pupuk racikannya.

“Tanah disini dulu untuk ditanami singkong pun tidak maksimal, namun setelah kita beri pupuk hasil racikannya ,kesuburan tanah kembali,” ujarnya beberapa waktu lalu.

Dia menceritakan bagaimana dia melakukan riset bersama dengan pakar-pakar pertanian dalam memproduksi pupuk tersebut.

“Pupuk organik cair hasil riset kami mampu mengembalikan nutrisi tanah, pupuk tersebut diproduksi dari mikroba yang mampu bekerja di dalam tanah,” katanya.

Dia menambahkan harga perbotol pupuk cair tersebut adalah Rp 50 ribu, dibuat dengan menggunakan unsur organik lebih banyak , dia menyebut pupuk tersebut pupuk semi organik.

” Terkait Cabai yang ditanam di lahan tersebut, merk Bintang Asia jenis Sigantung, dari 1000 batang sudah menghasilkan panen sejumlah 300 kg,” bebernya.

Pupuk cair hasil karyanya bisa membuat Cabai Rawit tersebut lebih awet daripada produk sejenis yang menggunakan pupuk kimia.

Lebih lanjut ditambahkannya, jika ada petani yang membutuhkan pupuk cair tersebut bisa menghubunginya di nomer telepon 081 363 40 9375. (red)

LEAVE A REPLY

4 × two =